Kamis, 28 November 2013

BUPATI TAMBRAUW MELEPASKAN 30 PESERTA PELATIHAN GURU-GURU MIPA KE INSTITUT YOHANIS DI TANGGERANG – BANTEN

2 komentar
Tangerang 29 /11/2013... Melaui Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kabupaten Tambrauw Marselus Baru, S.Si, di Tanggerang memberikan apresiasi kepada Bupati Tambrauw Gabriel Assem, SE, M.Si, yang telah melepaskan tiga puluh peserta pelatihan Guru-Guru MIPA di Aula Sekertariat SETDA Kabupaten Tambrauw di Sausapor pada Hari Kamis Tanggal 21 November Tahun 2013.

 Ketiga Puluh Peserta guru-guru MIPA dari tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tambrauw yang langsung di dampingi oleh Kepala Bidang dan lima orang staf Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga kependidikan  yang berangkat dari Bandara DEO EDUAWRD OSOK Sorong pada Hari Minggu Tanggal 23 November 2013, dengan menggunakan dua Pesawat yaitu Pesawat Merpati dan EKSPRES Air langsung terbang menuju Bandara Internasional  Sukarno Hata di Jakarta.
Setelah tiba di Bendara  Internasional Sukarno Hatta dan langsung dijemput oleh pihak Institut Yohanis Surya dengan satu BUS langsung menuju Hotel Binong House Kota Tangerang. Seluruh peserta diterima oleh pihak Institut Yohanis Surya. 
Marselus Baru, S.Si, dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Pendidikan pada acara pembukaan kegiatan Pelatihan guru-guru MIPA khususnya bidang dasar Matematika GAsiNG merasa sangat bangga dengan Prof. Yohanis Surya, yang mana telah mendidirikan Sekolah Pertama kali di Indonesia dan bertaraf Internasional khususnya di bidang MIPA GASING yang mudah dan sangat diminati oleh semua orang. 
Kabid PMPTK mengakui bahwa pengiriman peserta pelatihan guru-guru MIPA dari Kabupaten Tambrauw merupakan peserta pertama kali yang dikirim dari Pemerintah Kabupaten Tambrauw untuk mengikuti Pelatihan Pengenalan Matematika GAsiNg yang mulai berlangsung dari tanggal 24 – 30 November 2013 bertempat di Hotel Binong House Kota Tanggerang.  
Marselus Baru, S.Si, juga selaku ketua panitia mengharapkan kepada peserta Pelatihan agar secara aktif mengikuti pelatihan ini dengan tekun dan mematuhi semua tata tertib yang ada. Harapannya bahwa setelah selesai dari pelatihan ini bapak dan ibu guru dari Jenjang SD dan SMP sudah bisa memiliki kemampuan dasar tentang  cara menghitung matematika GASing yang dibawa untuk diterapkan di masing-masing sekolah maupun  kepada anak-anak bapak -  ibu di rumah.
Marselus Baru, S.Si, lebih jauh menjelaskan bahwa hal mendasar yang menyebabkan lemahnya mutu pendidikan di Tambrauw adalah lemahnya Sumber Daya Guru, lebih khusus guru-guru MIPA. Maka diharapkannya kedepan Pemerintah Daerah Melalui Dinas Pendidikan perlu meningkatkan Sumber Daya Guru.
 Diantaranya perlu diprogramkan Program Pelatihan MIPA GAsing secara berkelanjutan dengan pIhak Lembaga Institut Yohanis Surya melalui pelatihan dasar MATEMATIKA, IPA, FISIKA dan KIMIA GAsiNG bagi guru-guru tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Tambrauw. 
Selain itu juga diharapkan agar Pemerintah Kabupaten Tambrauw Tahun 2014 dan seterusnya dapat mengirimkan calon mahasiswa yang akan di didik pada Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan Pendidikan (STIKIP) menjadi pendidik (GURU) pada jurusan MATEMATIKA, BIOLOGI, FISIKA dan KIMIA.

Menurut Kabid PMPTK  untuk memperbaiki dan merubah mutu pendidikan di Tambrauw hanya dapat di rubah oleh guru-guru yang benar-benar memiliki kemampuan yang handal.
 Selama pemerintah sendiri tidak meningkatkan Sumber Daya  guru yang perlu dilatih dan dididik secara khusus di perguruan tinggi yang baik seperti di Institut Yohenis Surya, tentunya pemerintah tidak akan merubah kebuntuan mutu pendidikan yang dialami di daerah saat ini.
(write : Marselus Baru, S.Si, Kabig PMPTK Dispendik Kab Tambrauw)

2 komentar:

jamursbamedi.blogspot.com mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
jamursbamedi.blogspot.com mengatakan...

Cobalah bagian Humas, buat Web Pemda kok di Blog Gratis Google. cobalah buat web sendiri yang berbayar,

Posting Komentar