Sorong, Info Publik Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, SE, M.Si mengatakan pelayanan dan aktivitas birokrasi daerah ini sejak menjadi kabupaten definitif, maka pada awal 2012 nanti harus sudah berjalan di Sausapor, ibukota sementara Kabupaten Tambrauw.
“Tidak ada alasan lagi PNS yang hanya mau melakukan aktivitas di luar daerah ini,” kata Bupati Tambrauw, usai mengikuti Musrenbang RPJPD Tambarauw periode 2008- 2025 di Mariat Hotel Sorong, Jum’at (18/11).
Lebih lanjut dikatakannya, setelah rencana jangka panjang daerah (RPJPD) disusun pada Desember 2011, pihaknya akan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.
Kabupaten Tamrauw merupakan salah satu kabupaten yang masih dikategorikan tertinggal jika dibanding dengan daerah lain di Papua Barat, sehingga dengan adanya RPJPD-RPJMD hingga rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar.
Infrastruktur itu meliputi jalan, jembatan, pembangunan drainase, transportasi darat dan laut, juga pembangunan sarana telekomunikasi, listrik dan pengadaan sarana air bersih, kata Bupati Tambrauw.
Pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas di wilayah Tambrauw, karena kedua sektor itu merupakan salah satu indikator penentu dalam mendukung pembangunan, di samping pembangunan pendukung lainnya. (MC.Sorong/netty/rim/toeb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar