Sorong, InfoPublik – Bupati Tambrauw Gabriel Asem, SE, M.Si mengatakan walaupun daerah ini baru definitif dalam struktur kepemerintahannya, namun berbagai upaya terus digalakkan terutama pembangunan berbagai bidang seperti bidang infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, maupun sektor pendukung lainnya.“Pembangunan-pembangunan tersebut terus dipacu, seiring dengan tuntutan kebutuhan di wilayah ini,” katanya seusai upacara peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas), yang berlangsung di Sausapor, ibukota sementara Kabupaten Tambrauw, Rabu (2/5).Dengan adanya pembangunan infrastruktur dasar ini diharapkan, bisa membuka akses isolasi pada daerah terpencil, sehingga dengan adanya daerah otonomi tersebut segera dapat dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.Begitu pula pada bidang pendidikan, ia berharap kepada segenap jajaran terkait untuk selalu peduli dengan masalah tingkat SDM. Karena dengan memiliki SDM yang handal akan sangat menentukan maju mundurnya suatu daerah.“Ia menilai tidak sedikit daerah lainnya bisa maju, karena adanya kesadaran masyarakat untuk mengubah strata sosialnya hanya dengan mengikuti pendidikan formal saja, dan tidak ada lain lagi dari itu,“ katanya menambahkan.Lebih kongkret lagi, di mana pemkab telah melakukan program dari tahun 2011, telah mengirimkan siswa-siswi berprestasi sebanyak 23 orang untuk disekolahkan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Jakarta .Hal itu merupakan salah satu bentuk kepedulaian pemkab untuk meningkatkan SDM yang siap pakai dalam berbagai sektor. Sedaangkan pada tahun 2012 juga telah dilakukan proses seleksi kepada 20 orang siswa yang berprestasi, terutama pada anak usia dini pada kelas tiga SD untuk dididik dan diasramakan.Ia menambahkan, dengan mendidik anak-anak yang berprestasi, diharapkan masa depan Tambrauw akan diestafetkan untuk terus maju dan tidak ketinggalan dengan wilayah lainnya di Tanah Air. Dengan demikian, diharapkan mereka bisa membangun daerah ini ke depan agar lebih maju, sejahtera dan lebih bermartabat.Pada tahun 2012, Pemkab Tambrauw juga telah mengalokasi dana untuk membangun beberapa sekolah dan perumahan guru, termasuk sarana pendidikan dengan penyediaan buku-buku pada perpustakaan sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca masyarakat dalam mengembangkan wawasan dan pola pikir (mind-set) ke arah yang lebih maju dan mandiri.Sementara untuk tahun 2013 nanti, Pemkab Tamrauw juga akan mengirimkan siswa yang berprestasi untuk mengikuti pendidikan, baik di tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi pada Surya Institut di Jakarta, dengan biayai ditanggung oleh Pemkab Tambrauw. “Hal itu akan terus kita targetkan dari tahun ke tahun terus kita kirimkan,” katanya.Buktinya, tidak sedikit anak asuhan dari Papua maupun Papua Barat yang mengenyam pendidikan di lembaga pendidikan milik Profesor Yohanes Surya. Bahkan ada yang mengikuti olimpiade sains, baik bertaraf Asia maupun tingkat dunia, dengan hasil yang cukup menggembirakan.Ia mencontohkan seperti siswa yang berprestasi asal Tolikari, Wamena, Papua maupun dari Papua Barat saat ini dari Kabupaten Sorong Selatan telah melaksanakan hal yang sama, kenapa Tambrauw tidak, tegasnya. (MC.Sorong/ Vester/rim/toeb)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar