Kamis, 17 Mei 2012
Disdikpora. Prov DIY – Dikenalnya DIY sebagai kota pendidikan mengundang sejumlah daerah untuk berbondong-bondong mempelajari strategi kelolanya. Kamis, 17 Mei 2012 lalu, Kab. Tambrauw Provinsi Papua Barat mendapat kesempatan untuk share dengan Disdikpora demi mengembangkan pendidikan yang belum maju di kabupaten yang relatif baru lantaran di resmikan pada 29 Oktober 2008 lalu.
Pertambangan, Pertanian, Peternakan menjadi potensi utama dari wilayah yang sebagian besar di gunakan untuk konservasi. Secara terbuka Kadinas Tambrauw menyampaikan rencananya untuk membangun SMK jurusan pertambangan, namun jauhnya jarak SMK dikhawatirkan menjadi momok pendaftar.
Kepala Bidang Dikmenti, Drs. Alip Sudarjo, M.Pd, menyarankan agar dalam perjalanan, komplek SMK tersebut ditambah asrama sehingga memudahkan akses transportasi. Termasuk jurusan pertambangan, selama dana memadai bisa diexplore menjadi SMK Terpadu dengan berbagai jurusan.
Selanjutnya Yoel yesnata menanyakan persoalan minimnya guru olahraga di daerahnya, kab. Tambrauw memiliki 22 SD dengan pengajar 65 orang, 5 SMP dengan pengajar 49 orang, dan 2 SMA yang semuanya belum memiliki perpustakaan.
Dalam diskusi singkat, Alip memaklumi tenaga pengajar di daerah baru memang menjadi tantangan, “Bapak Yoel bisa mengkader bibit-bibit unggulnya ke fak.keolahragaan UNY atau langsung disampaikan ke UNY bahwa kab. Tambrauw membutuhkan guru”.
Senada dengan jawaban Kabid Renstra, Suroyo, diperlukan studi kelayakan tentang potensi penduduk usia sekolah.
Nampaknya rombongan DPRD dan Dinas Pendidikan Kab. Tabrauw terbantu dengan saran dari Disdikpora DIY, termasuk kerjasama dalam membimbing pelajar Papua Barat yang sedang menuntut ilmu di Yogya.
Rombongan melanjutkan kunjungan ke SMKN 2 Depok Sleman, untuk mempelajari jurusan pertambangan, sebagai satu-satunya SMK di DIY yang memiliki jurusan pertambangan. (dt)
Sumber : http://www.pendidikan-diy.go.id/?view=v_berita&id_sub=2688
Senin, 21 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar