Kamis, 28 Juni 2012

Bupati Tambrauw Definitif Rangkul Semua Kekuatan Bangun Daerahnya

0 komentar

  SORONG – Ketua Komisi II DPRD Tambrauw, Gabriel Titit, S.Si mengatakan, sebagai anggota dewan menilai dengan dimiliki bupati dan wakil bupati yang definitf  yang dilantik pada 29 Oktober 2011 dan ia mengakui kedua pejabat itu mampu merangkul semua kekuatan dalam membangun suatu kebersamaan dan mampu memberikan perubahan dalam peningkatan proses pembangunan di berbagai aspek secara bertahap dan berkesinambungan, sesuai dengan tuntutan skla prioritas.
Hal itu menjukkan  bagaimana untuk membangun daerah ini pada periode lima tahun pertama, di mana  baik kepada teman-teman yang berseberangan pada pelaksanaan pilkada maupun yang sejalan, sehingga dapat dikatakan sosok seorang Bupati Gabriel Assem adalah merupakan negarawan yang penuh bijaksana untuk melihat kepentingan daerah ini  dan lebih menitikberatkan pada pelayanan pembangunan, jelas ketika ditemui koranbogor.com di Aimas, Kabupaten Sorong,  Rabu (27/6) petang.
Ia mencontohkan, dengan pelantikan para pimpinan SKPD yang dilaksanakan belum lama ini di Sausapor yang merupakan ibu kota sementara Kabupaten Tambrauw, saya menilai baik dalam konteks secara nasional maupun secara internal di wilayah ini sudah ada keterwakilan, sehingga bukan diharapkan hanya representatif  dan kapabiltas (kemampuan) dari  semua pejabat SKPD.
Tapi terpenting bagaimana tugas dan jabatan yang diemban itu mampu  secara penuh untuk mendukung kebijakan bupati. Bahkan harus mampu menerjemahkan visi dan misi bupati dalam mengembang tugas mereka di masing-masing satuan tugas yang ada, ujarnya.
Dengan demikian, sebagai evaluasi di masa kepemimpinan bupati lima tahun berjalan sesuai dalam uraian visi, misi serta berbagai program prioritas untuk menjawab latar belakang yang diamali Kabupaten Tambrauw saat ini tentu merupakan salah satu indikator penentu untuk bagaimana masa depan Tambrauw yang lebih maju dan bisa mandiri dalam berbagai aspek hasil pembangunan demi meraih  masa depannya.
Dia mengakui dari aspek kemampuan para pimpinan SKPD masih menjadi  sorotan utama dari masyarakat, tapi  keterwakilan mereka juga  membantu dalam mengakomodir semua kepentingan masyarakat akar rumput (grass-grouth) agar dapat member dukungan penuh atas jalannya roda pemerintahan.
“Jadi bukan dukungan itu hanya sebatas dari pejabat SKPD tapi masyarakat juga harus mampu memberi dukungan secara penuh juga dan hal itu sangat diharapkan. Bahkan azas keterwakilan itu sudah dilakukan bupati, ” bebernya. Dengan moto,” (dialek Abun, menjetu, menjedik memben suk sino) artinya, kami manusia sejati bersatu padu membangun kabuapten Tambrauw.”(rim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar